Gambar 01: drone niko_channel
HMPKELAMAS.COM - Erupsi yang terjadi pada salah satu gunung terbesar di jawa timur atau disebut dengan gunung Semeru, terjadi pada tanggal 12 Desember 2022 tepatnya di hari senin pada pukul 07.27 WIB. Dari erupsi gunung Semeru tersebut menyebabkan beberapa dampak yang merugikan masyarakat di sekitaran gunung Semeru. Tepatnya pada desa Capiturang dan Sumberurip kecamatan Pronojiwo dan juga desa Sumbersari kecamatan Rowokangkung memiliki puluhan hingga raturan korban jiwa yang terdampak dari erupsi gunung Semeru. Akibat dari meletusnya gunung Semeru terdapat pada salah satu infrastruktur jembatan yang ada di desa Sumberwuluh, kecamatan Candipuro, kabupaten Lumajang. Yakni geladak perak yang merupakan jembatan penyaluran lintas kecamatan dari Candipuro ke Pronojiwo, serta merupakan Gladak lintas kota antara Lumajang dan Malang.
Gambar 02: geladak perak
Dari beberapa berita yang beredar, salah satunya berita dari narasumber bernama Fauzan Muttaqien yang merupakan akademisi dari perguruan tinggi WIGA (Widiagama) Lumajang dalam jurnal Tempo. Beliau mengatakan bahwa putusnya jalur jembatan geladak perak berdampak cukup signifikan pada perekonomian terutama bagi warga Kabupaten Lumajang. Seperti halnya pada komoditas dari pertanian sayur dan juga buah-buahan dari kecamatan Pronojiwo yang tidak dapat menyalurkan hasil panen menuju ke kecamatan Pasirian, dan juga karena banyaknya lahan pertanian yang rusak membuat petani gagal panen. Pasalnya, kecamatan Pasirian merupakan tempat di mana adanya pasar besar yang memasok hasil panen dari kecamatan Pronojiwo. Dan pada saat kecamatan Pronojiwo terdampak dari erupsi gunung Semeru, pasar besar kecamatan Pasirian kehilangan pasokan seperti bahan pokok seperti sayuran kol, Lombok atau cabe, wortel, bawang-bawangan, dan sayur-sayuran lainnya.
Dari kegagalan panen dan pasokan pasar berkurang banyak memicu sentimen pasar yang menaikkan harga sayur. Hal ini menimbulkan gangguan transaksi dan juga penawaran yang sangat naik daripada permintaan yang sangat turun dan juga barangnya yang tidak ada, yang mana pada saat naiknya harga sayur di pasar memicu inflasi dan nilai uang menjadi turun. Contohnya seperti pada harga cabe yang pada umumnya sebelum terjadi erupsi yakni 10.000 per kilo menjadi 100.000 per kilo. Pengaruh dari pertumbuhan ekonomi pasca erupsi tersebut menyebabkan pasokan berkurang dan kebutuhan tidak dapat ter-cover yang akan menghambat pertumbuhan perekonomian masyarakat. Secara umumnya pertumbuhan perekonomian dalam masyarakat dapat dilihat dari intensitas transaksi ekonomi.
Selain dari terputusnya jalur jembatan geladak perak yang berpengaruh pada komoditas ekonomi lintas kecamatan juga berpengaruh pada lalu lintas buruh yang akan bekerja tidak efektif dan juga tidak optimal. Karena terputusnya jembatan geladak perak menyebabkan para pekerja tidak dapat bekerja dengan optimal Karena jalur menuju tempat kerja yang terputus sehingga menyebabkan kebingungan untuk menuju ke tempat kerja. Menurut Fauzan tidak dapat memprediksi berapa ratus juta rupiah ataupun bisa sampai miliaran rupiah transaksi yang akan hilang akibat terputusnya infrastruktur jembatan geladak perak tersebut. Karena dalam beberapa hari setelah erupsi banyak sekali kerugian-kerugian yang akan diderita oleh masyarakat di daerah Purworejo dan sekitarnya. Bukan hanya produsennya saja namun para pedagang yabg rugi juga tidak akan mendapatkan pasokan barang atau disebut rugi karena perputaran uang yang tidak intensif dan juga pasok barang yang terganggu.
Salah satu petani salak di kecamatan Pronojiwo bernama Karno telah diwawancarai dan ia mengaku tidak bisa mengirim salah ke daerah Pasirian atau ke daerah Lumajang karena selain terdampak dari abu erupsi gunung Semeru, juga karena banyaknya akses jalanan yang tidak dapat dilalui. Karena juga terdampak dari kondisi rumahnya yang tertutup abu vulkanik dari erupsi gunung Semeru dan juga seluruh harta tertulis pun ikut tertanam di bawah abu vulkanik erupsi gunung Semeru. Karena hal itulah Karno tidak mendapatkan pasokan keuangan yang stabil kembali dan juga mengalami krisis perekonomian yang sangat drastis.
Penulis: Amanda Kartika Sari (220210302085)
Referensi
Wibowo, E. A. 2021. Begini Dampak Ekonomi Akibat Putusnya Jalur Selatan Lumajang Usai Erupsi Semeru. Nasional: Tempo. David Priyasidarta (Kontributor)
Youtube: Niko_channel (Curah KOBOKAN sampai GLADAK Perak dampak ERUPSI SEMERU 4 Desember 2022). Link: https://youtu.be/W7SPfzhZBE8
Social Footer