Sumber foto: maskabib.blogspot.com


HMPKELAMAS.COM - Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Aktivitas Sosial-Ekonomi Masyarakat Kawasan Wisata Songgoriti


Kota Batu memiliki kawasan yang berada di wilayah kelurahan Songgokerto Kota Batu yaitu Kawasan Songgoriti, Salah satu kawasan dari 4 kelurahan yang ada di Kota Batu yaitu kelurahan Songgokerto. Wisatawan banyak tertarik untuk mengunjungi Kota Batu karena dengan keindahan alamnya yang sangat memukau dan terdapat pariwisata yang lengkap, maka dari itu tidak heran Kota Batu sendiri menjadi daya tarik oleh beberapa wisatawan dari berbagai daerah khusunya di wilayah Jawa Timur. Masyarakat di Songgoriti sendiri banyak mendirikan villa untuk dijadikan penginapan para wisatawan khususnya beristirahat setelah mengelilingi berbagai wisata di Kota Batu, maka tak heran jika masyarakat daerah asli Songgoriti menjadikan villa disana sebagai mata pencaharian untuk investasi jangka panjang mereka. Kondisi sosial dan ekonomian pada masyarakat Songgoriti menjadi tidak stabil akibat pandemi Covid-19 yang tersebar luas di wilayah Kota Batu. Alhasil masyarakat mengalami beberapa perubahan sosial seperti perubahan yang mempengaruhi sistem sosial, nilai dan sikap perilaku dari masyarakat itu sendiri. Akibatnya masyarakat harus bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena sepinya wisatawan yang berlibur disana.

Hasil dari penelitian  dari wawancara terhadap 9 informan yang terdiri dari pemilik usaha, pemilik villa dan pramuwisata yang berada pada kawasan Songgoriti yang telah terjangkit dampak Covid-19 bahwa sempat ditiadakan aktivitas apapun pada Kawasan Wisata di Songggoriti tersebut alhasil Kota Batu yang sebelumnya menjadi wilayah zona merah atau resiko bebahaya terjangkit virus Covid-19 menjadikan wilayah zona kuning atau resiko rendah terjangkit Covid-19, dari perubahan zona tersebut, menjadikan awal mula Kota Batu mendirikan aktivitas sosial di masyarakat namun dengan peraturan protokol yang wajib dipatuhi.informan berinisial “SM” memberikan pendapat bahwa sudah dilaksanakan aktivitas di kelurahan Songgokerto seperti tahlilan, rapat berorganisasi masyarakat seperti paguyuban villa dan karang taruna. Informan ibu yang berinisial “L” juga memberikan pendapat setiap hari Rabu dan Kamis di depan Hotel Arumdalu Songgoriti juga dilaksanakan aktivitas tiap pagi senam oleh warga sekitar. 


Sumber: Tirta Nirwana Songgoriti-wesata.id

Masyarakat yang bermata pencaharian menyewakan villa dan homestay mengaku menerima dampak menurunnya perekonomian yang mereka jalankan akibat dari dampak pandemi Covid-19. Sebagai pengasilan utama, banyak dari masyarakat kawasan Songgoriti mengandalkan sektor pariwisata. Penjelasan dari 9 informan tersebut juga selaku pemilik villa dan homestay memberikan pendapat bahwa menurunnya pendapatan mereka akibat dari dampak social distancing dari pandemi tersebut, pada dasarnya Kota Batu sendiri umumnya sangat ramai oleh pendatang yang ingin berlibur disana karena Kota Batu sendiri banyak memiliki berbagai macam wahan yang lengkap dan menarik juga didukung oleh keindahan alamnya dan suhu udara yang dingin dan segar, akibat dari pandemi tersebut wisata di Kota Batu sedikit pengunjung yang ingin berlibur kesana, Untuk warga masyarakat Songgoriti sendiri yang tidak memiliki perumahan vila dan homestay mereka memilih mata pencaharian sebagai pedagang dan pramuwisata yang menjelaskan tempat wisata yang berada di sana.


Strategi Mayarakat Kawasan Wisata Songgoriti dalam Menghadapi Dampak Pandemi Covid-19

Awal perekonomian meningkat di wisata Kota Batu pada penetapan PPKM level 1 dan semua masyarakat diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi khususnya pada masyarakat Songgoriti sehingga meningkatnya kondisi ekonomi masyarakat tersebut, Informan yang berinisial Bapak “B” memberikan pendapat bahwa sudah 70% masyarakat Kota Batu telah mengikuti vaksinasi, dengan hal itu dapat menurunkan tekanan perekonomian warga sekitar alhasil perekonomian warga sekitar Kota Batu menjadi lancar seperti biasanya walaupun tidak 100%. Upaya untuk mencegah penyebaran virus sendiri yaitu vaksinasi, vaksinasi sangat penting untuk mempertahankan daya tubuh agar tubuh tetap kebal dari virus yang ingin masuk ke tubuh kita, alhasil dibuatlah program vaksinasi di seluruh daerah di Indonesia termasuk wilayah di Kota Batu.

Pemberian bantuan dari pemerintah sendiri di Kota Batu merupakan program dari pemerintah untuk membantu perekonomian pada masyarakat, bantuan tersebut senilai Rp. 600.000,- baik non-tunai seperti sembako. Sembako sendiri khususnya diberikan pada warga yang telah menerima KKS (Kartu Kesehatan Sosial) yang tenggatnya mendapat bantuan sampai bulan September. Namun sayangnya pemberian bantuan tersebut hanya terfokus pada kalangan masyarakat yang yelah menerima kartu kesehatan sosial, untuk masyarakat yang belum menerima KKS mereka tidak diberikan bantuan oleh pemerintah Kota Batu, dan untuk masyarakat lain yang tidak berdomisili di wilaya Songgoriti sendiri tidak mendapat bantuan, dan banyak warga masyarakat yang mengungkapkan keresahan khususnya bantuan yang diberika oleh pemerintah Kota Batu masih belum memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam jangka waktu 1 bulan.


Penulis: Krisna Bagas Fadillah (220210302048)

Referensi

Erin Rahma Wati Eka Putri, Elya Kurniawati, Deny Wahyu Apriadi. (2021). DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP AKTIVITAS SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT KAWASAN WISATA SONGGORITI, 6(2), 148-164