HMPKELAMAS.COM - Covid-19 merupakan salah satu wabah penyakit yang mengerikan bagi kehidupan manusia. Salah satunya yang merasakan dampak dari covid-19 adalah bidang ekonomi dan sosial masyarakat. Covid-19 kali pertama masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020, tepatnya di Depok, Jawa Barat. Maraknya kasus covid-19 membuat pemerintah melakukan tindakan untuk mengatasi virus agar tidak semakin menyebarluas. Pemerintah Indonesia telah merespon virus corona dengan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),  social distancing, lalu physical distancing sejak awal Maret 2020. Kebijakan ini diterapkan demi menghindari serangan virus corona yang semakin menyebar dengan pesat. Langkah ini, berdampak pada turunnya jumlah penumpang sebagai pengguna jasa transportasi, mulai pesawat terbang, kereta api, bus, dan sebagainya. Karena tidak ada aktivitas industri masyarakat, terjadinya PHK massal yang dilakukan beberapa perusahaan maupun industri terhadap buruh dan karyawannya, menyebabkan meningkatnya pengangguran yang menjadikan salah satu faktor kriminalitas meningkat selama pandemi. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pembatasan aktivitas, pemerintah juga turut andil dalam menangani kasus pandemi tersebut.

Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan fiskal sebagai bentuk upaya untuk membangkitkan perekonomian nasional. Tujuannya untuk membangkitkan kembali usaha para pedagang, termasuk UMKM. Ada tiga stimulus sebagai pergerakan perubahan (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, 2022) :

  1. Percepatan belanja pemerintahan

Tujuannya agar secara bertahap beradaptasi dengan kebiasaan baru, menyelesaikan masalah pasca pandemi, dan mempercepat reformasi untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).

  1. Relaksasi pajak penghasilan

Pemerintah melakukan penurunan jumlah pajak dengan mengambil pajak penghasilan yang tertera dalam pasal 21, membebaskan pajak pengahasilan impor menurut pasa 22, mengurangi pajak penghasilan dalam pasal 25, dan merampingkan restitusi PPN. Pemerintah juga melakukan upaya penyederhanaan dan mempercepat proses ekspor-impor untuk meringankan pajak penghasilan.

  1. Pemulihan ekonomi nasional dengan melaksanakan kebijakan Keungan Negara melalui relaksasi APBN

Relaksasi fiskal mempersiapkan defisit lebih dari 3%, dengan tujuan mencapai maksimum 3% lagi pada tahun 2023. Relaksasi berfokus pada pembagian biaya antara organisasi, fungsi dan program, serta biaya wajib. Memfasilitasi alokasi atau realokasi belanja daerah, penyaluran kredit kepada LPS, penerbitan SUN dan SBSN untuk pembelian Bank Indonesia, BUMN, investor korporasi dan atau investor perorangan. Sumber anggaran alternatif meliputi SAL, dana pendidikan, dan dana yang dikelola oleh Badan Layanan Umum. 

Akhirnya, Pemerintah Indonesia berhasil menangani kasus covid-19 pada bulan Desember 2022. Pencabutan PPKM oleh Presiden Joko Widodo dilakukan pada 30 Desember 2022 di seluruh wilayah Indonesia. Namun, pemerintah juga meminta masyarakat untuk selali berhati-hati dan waspada. Virus korona masih belum bisa dimusnahkan, namun dapat dikendalikan. Tercatat, kasus harian covid-19 pada 27 Desember 2022 mencapai 1,7 kasus per satu juta penduduk, angka positif mingguan mencapai 3,35%, angka rawat inap mencapai 4,79%, dan angka kematian mencapai 2,39%. Penggunaan masker di tengah keramaian dan ruang terbatas tetap harus dilanjutkan. Kesadaran akan vaksinasi juga terus digalakkan karena dapat membantu memperkuat kekebalan tubuh dan masyarakat perlu lebih mandiri dalam mencegah penularan, mengenali gejala, dan mencari pengobatan. “Pencabutan PPKM didasari oleh tingginya angka kebugaran imunitas masyarakat. Menurut survei Sero, pada Desember 2021 sebesar 87,8%, pada Juli 2022 sebesar 98,5%. Dapat dikatakan, kekebalan masyarakat kita berada di angka yang sangat tinggi.” ujar presiden Joko Widodo.

Ekonomi nasional perlahan mulai bangkit. Beberapa sektor mulai beraktivitas kembali seperti semula. Kegiatan sosial mulai kembali berjalan secara normal. Mulai diadakan beberapa kegiatan global kembali di Indonesia, salah satunya konser berbagai artis dunia di Indonesia. Beberapa konser yang telah digelar di Indonesia yakni Blackpink, NCT, Suga BTS, dan konser yang akan datang yaitu Coldplay. 

Konser-konser yang diadakan Indonesia juga menyokong pertumbuhan ekonomi pasca pandemi covid-19. Contohnya pada konser Blackpink, terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dalam negeri maupun dari luar negeri. Para fans Blackpink rela menghabiskan uang untuk transportasi, makan, dan lain-lain. Banyak pihak yang sangat diuntungkan atas diadakannya konser Blackpink saat itu. Pajak hiburan menyumbang sekitar 1,65% dari pendapatan pajak daerah. Pada pertengahan 2023, pemerintah daerah telah menerima 640,8 milyar rupiah dari pajak hiburan, kemudian naik 68,8% dari kurun waktu yang sama tahun lalu. Di DKI Jakarta saja, pada Januari 2023 pajak hiburan yang berasal dari kegiatan di Tanah Abang (Senayan dan Gelora Bung Karno) dapat mencapat 29 milyar rupiah.

Coldplay adalah salah satu band rock yang cukup mendunia. Coldplay beranggotakan empat orang, yaitu Chris Martin sebagai vokalis, Guy Berryman sebagai bassis, Jonny Buckland sebagai gitaris, dan Will Champion sebagai drummer. Coldplay memiliki beberapa lagu yang populer, seperti Viva la Vida, Yellow, Fix You, dan masih banyak lagi. Musik-musik yang dirilis oleh Coldplay, memiliki aliran musik rock. Coldplay banyak digandrungi oleh masyarakat, dari kalangan remaja hingga orang tua sekalipun. Musik yang disuguhkan juga sangat memanjakan telinga, sehingga dapat dinikmati oleh siapa saja. Coldplay terbentuk pada 1996 di London.

Gambar 1. Konser Coldplay (sumber : https://images.app.goo.gl/UJdtLmAvrWMKykZk7)

Sebagai band yang telah mendunia, Coldplay memiliki komunitas penggemar yang dijuluki “Coldplayers”. Seiring kepopuleran dan antusiasme para penggemar yang ingin melihat band asal Inggris ini secara langsung, akhirnya Coldplay melakukan world tour mereka untuk bertemu dan berinteraksi dengan para penggemarnya. Tentu saja, berita ini disambut baik oleh para penggemar. Mengingat konser tersebut merupakan kali pertama Coldplay mengunjungi Indonesia. 

Pada kasus yang sama, antusiasme penggemar Coldplay juga dapat dirasakan. Beberapa hotel dan tiket akomodasi terjual dengan cepat pada tanggal terlaksanakannya konser tersebut. Lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu Sandiaga Salahhuddin Uno telah memperkirakan dampak pengembangan ekonomi dari konser Coldplay terhadap perekonomian nasional sekitar 167 triliun rupiah. Jumlah ini termasuk dari potensi omzet, penghasilan usaha mikro kecil menengah (UMKM), pariwisata dan akomodasi, serta pendapatan pajak. Agar acara konser Coldplay yang akan diadakan berjalan sukses, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus bekerja sama dengan penyelenggara konser untuk memastikan kelancaran acara. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga memastikan izin konser, arus penonton, dan manajemen risiko yang direncanakan dengan hati-hati

Selain berdampak di bidang ekonomi, konser Coldplay juga berdampak positif terhadap isu lingkungan di Indonesia. Coldplay dikenal sebagai band yang peduli dengan masalah lingkungan dan sering mempromosikan tindakan untuk mengurangi dampak negatif manusia terhadap lingkungan. Konser Coldplay dapat menjadi kampanye lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merasa percaya diri jika konser Coldplay yang diadakan di Jakarta dapat memperkuat posisi DKI Jakarta sebagai destinasi meeting, incentive, conference, exhibiton (MICE) terbaik di Asia.


Penulis: Ongke Swan Ega Subagyo (210210302050)

Referensi

Aprilia Hariani. (2023, May 22). Dampak Ekonomi Konser Coldplay Rp 167 Triliun. PAJAK.COM. https://www.pajak.com/ekonomi/dampak-ekonomi-konser-coldplay-rp-167-triliun/

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. (2022). Pemulihan Perekonomian Indonesia Setelah Kontraksi Akibat Pandemi Covid-19. Kemenkeu.go.id. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-banjarmasin/baca-artikel/14769/Pemulihan-Perekonomian-Indonesia-Setelah-Kontraksi-Akibat-Pandemi-Covid-19.html#:~:text=Indonesia%20mengalami%20pertumbuhan%20ekonomi%20(PDB,2020%20yang%20sempat%20mengalami%20kontraksi.

Hadiwardoyo, W. (2020). Kerugian ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Baskara: Journal of Business and Entrepreneurship2(2), 83-92.

Nicha Muslimawati. (2023, June 4). Festival dan Konser Musik Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi RI. Kumparan; kumparan. https://kumparan.com/kumparanbisnis/festival-dan-konser-musik-dinilai-mampu-dongkrak-ekonomi-ri-20XHwkBIKbG/4

‌ Rokom. (2022, December 30). PPKM di Indonesia Resmi Dicabut. Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20221230/0042128/ppkm-di-indonesia-resmi-dicabut/