HMPKELAMAS.COM - Dari pembaca disini adakah yang pernah mendengar kata YSEALI sebelumnya? Atau bahkan pernah mengikuti programnya? Mungkin beberapa pembaca disini masih bertanya-tanya apa itu YSEALI jadi dalam artikel kali ini penulis akan membahas mengenai YSEALI. YSEALI sendiri atau kepanjangan dari Young Southeast Asian Leaders Initiative. Seperti namanya, YSEALI adalah sebuah program inisiatif untuk para pemuda di kawasan Asia Tenggara yang disediakan oleh Pemerintah Amerika Serikat. Tujuan dari program ini tak lain dan tak bukan adalah ingin memperkuat hubungan kerjasama dengan cara memberdayakan pemuda di kawasan Asia Tenggara. YSEALI sendiri lahir pada tahun 2013.
YSEALI juga menyediakan berbagai jenis pengembangan yang dapat memberdayakan pemuda Asia Tenggara dalam berbagai bidang seperti mulai dari ekonomi, budaya, pendidikan hingga sosial. Dilakukannya pemberdayaan ini karena pemerintah Amerika Serikat ingin membantu pemuda untuk meningkatkan keterampilan yang mereka miliki sebagai pemimpin di masa depan dan juga sebagai bentuk kerja sama lintas batas dengan tujuan memecahkan tantangan regional.
Seperti nama dari programnya, keanggotaan dari YSEALI ini adalah dari kalangan pemuda berumur 18 hingga 35 tahun di seluruh negara Asia Tenggara mulai dari Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam hingga Timor Leste. Program YSEALI berfokus pada empat tema yaitu perkembangan sipil, pendidikan, perkembangan berkelanjutan dan perkembangan ekonomi khususnya untuk kawasan Asia Tenggara.
Banyak kesempatan yang diberikan YSEALI ini diantaranya yaitu dalam tingkat akademik hingga profesional yang pada umumnya akan dilakukan di Asia Tenggara. Singkatnya, para pemuda Asia Tenggara yang terpilih akan melakukan pertukaran pelajar dalam jangka waktu yang telah ditentukan di Amerika Serikat yang akan membahas 4 tema yang sudah dijelaskan sebelumnya. Dalam implementasinya, terdapat beberapa agenda seperti workshop, pengembangan skills, keterlibatan media sosial dan beberapa kompetisi untuk kompetisi hibah untuk mendukung upaya para pemimpin baru untuk menangani masalah-masalah regional.
Lalu, apabila ada yang bertanya apakah program ini worth it? Maka jawabannya tentu saja. Mengapa? Mungkin untuk beberapa kalangan akan sangat asing namun pada faktanya, sekitar 65% orang di kawasan Asia Tenggara yang berusia dibawah 35 tahun ini telah banyak yang berkontribusi dan menjadi sebuah upaya mereka untuk memanfaatkan potensi pemuda yang ada di kawasan ini serta dapat mengatasi tantangan kritis dan memperluas peluang yang ada mengingat arus Globalisasi yang semakin deras dewasa ini.
Saat ini, kurang lebih 120.824 pemimpin muda sudah tergabung dalam jaringan YSEALI dengan keanggotaan di wilayah Indonesia sebanyak 27.000 termasuk penulis yang menulis artikel kali ini. Lebih dari 500 pemimpin muda Indonesia menjadi alumni program YSEALI Academic dan Professional Fellowships di Amerika Serikat, lokakarya regional yang dilaksanakan di seluruh ASEAN serta amal kemanusiaan Seeds for the Future.
Dari pembahasan di atas kita paham bahwa dalam dunia modern seperti saat ini sungguh memudahkan kita untuk melihat dunia dengan paparan yang lebih luas. Terdapat banyak kesempatan diluar sana dan kembali kepada masing-masing individu yang akan memilih dan menjalaninya. Dengan kesempatan yang diberikan YSEALI kepada pemuda-pemuda di kawasan Asia Tenggara untuk memperluas koneksi, menggali dan memperbanyak pengalaman untuk bekerja sama dalam mencapai kesejahteraan secara tataran yang lebih luas tak hanya di Indonesia namun juga di kawasan Asia Tenggara.
Penulis : Rizky Agita Rahmadani 210210302042
Referensi :
U.S. Mission to ASEAN website. https://asean.usmission.gov/yseali/yseali-about/ diakses pada 10 Juni 2023



Social Footer