HMPKELAMAS.COM -Gunung Bromo merupakan salah satu dari beberapa gunung aktif yang berada di Jawa Timur. Gunung Bromo merupakan destinasi wisata dengan keindahan panorama alamnya, sehingga banyak wisatawan lokal hingga orang asing (Luar Negeri) yang ingin melihat keindahan dari gunung ini. Letak gunung Bromo diapit empat Kabupaten sekaligus yaitu Kabupaten Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, dan juga Malang. Dari sinilah masyarakat Tengger memanfaatkan keuntungan untuk menggantungkan kehidupannya. Hal ini bertujuan untuk menunjang perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar. Mayoritas masyarakat Tengger bekerja sebagai petani sayur-mayur seperti Gubis, Kentang, Jagung, Seledri, Daun Bawang, Bawang merah, Wortel, Dll.karena mereka sangat memanfaatkan tanahnya yang subur. Selain itu pekerja wisatanya juga menyediakan jasa Jeep, Jasa berkuda, dan jasa berniaga yang dilakukan di lautan pasir. maka dari itu, sangat bermanfaat bagi para wisatawan-wisatawan yang tidak bisa memakai sepeda motor miliknya sendiri ketika berada di lautan pasir.
Pemanfaatan dikawasan Bromo selain bisa ditinjau dari segi aspek Sosialnya juga bisa ditinjau dari aspek Ekonominya. Tingkat kesejahteraan daerah bisa dilihat dari jumlah pendapatan dan banyaknya populasi. Ketika terjadi erupsi, maka akan menimbulkan kerusakan besar seperti pemukiman para warga dan akses jalan menuju tempat wisata juga tertutupi oleh lapisan abu vulkanik yang tebal, mengakibatkan daerah Tengger mati sementara karena abu Vulkanik. Banyak terjadi masalah besar, seperti saluran air, aliran listrik, dan penyaluran bahan pangan menjadi terhambat. Meski tidak ada korban jiwa, hal ini menjadi penghambat dan menurunkan perekonomian masyarakat Tengger. (Zaennudin, 2011). Dalam fenomena ini mengakibatkan turunnya perekonomian hingga bisa menjadi factor penyebab kemiskinan. Menurut Kurnianto,dkk (2018) memaparkan bahwa dalam teori ekonomi untuk memutus rantai kematian dapat meningkatkan keamanan sumber daya manusia, menambah modal investasi, dan mengembangkan teknologi. Namun, dalam keadaan di lapangan tidak semudah itu.
Masyarakat yang berada di daerah Gunung Bromo yang bermata pencaharian seperti petani sayur, penyewaan barang dan jasa bagi wisatawan, dan berdagang. Karena adanya Gunung Bromo sebagai tempat wisata yang amat sangat banyak digemari oleh para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri (asing), maka dapat di simpulkan jika perekonomian di wilayah Tengger Gunung Bromo menjadi semakin tinggi. Namun selain itu, pendapatan masyarakat Tengger tidak hanya dari pemasukan tempat wisata, namun juga dari hasil buminya.
Penulis: Najmia Zahira Putri Abdilla (220210302087)
Referensi
Arikunto, Suharsini. 2010. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktik. Edisi Revisi VI. Jakarta: Reneka Cipta.
Zaennudin, A. 2011. Perbandingan antara erupsi gunung bromo tahun 2010 – 2011 dan erupsi kompleks gunung tengger. Jurnal Lingkungan Dan Bencana Geologi, Vol. 2 No. 1 April 2011: 21 - 37. 2(1):21–37.
Social Footer