Figure 1 Corona Virus
HMPKELAMAS.COM - Seperti yang kita ketahui bahwa awal mula terjadinya Covid-19 yaitu pada tahun 2019 akhir atau 2020 awal. Hampir seluruh dunia turut merasakan dampak dari Covid-19 ini. Tragedi Covid-19 terjadi pertama kali di Negeri China, Kota Wuhan. Hampir semua sektor industri dan krisis ekonomi dipengaruhi oleh keberadaan Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan virus Corona (Covid-19) sebagai pandemi dan isu besar pada 11 Maret 2020. Hanya dengan perbedaan penyebab, keadaan, dan solusi yang berbeda, krisis ekonomi global saat ini pada dasarnya identik dengan yang terjadi pada tahun 1998 dan 2008. Setiap negara harus memutuskan langkah-langkah kebijakan mana yang harus diambil untuk mengatasi masalah ekonomi sambil menghadapi berbagai polemik dan kesulitan.
Ekonomi negara tidak diragukan lagi pasti akan terpengaruh oleh situasi ini, dan ekonomi global juga akan menderita. Melalui kebijakan moneter dan fiskal, pemerintah memainkan peran penting dalam mempromosikan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, khususnya di negara-negara berkembang. Ekonomi di Indonesia sendiri diperkirakan pada kuartal I-2020 melemah hingga dibawah 5% menurut Bank Dunia Mari Elka Pangestu. Pada tanggal 28 Januari 2020 di depan anggota parlemen Indonesia, ekonomi Indonesia akan terkena dampak Covid-19 menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani. Kemudian dengan munculnya Covid-19 terjadi pandangan buruk pada pertumbuhan ekonomi dunia. Menurut data BPS, China memainkan peran penting dalam impor nonmigas Indonesia pada 2019. Impor dari China ini adalah yang terbesar dibandingkan dengan impor dari negara lain, dengan total 44,578 miliar dolar AS pada 2019 sedangkan Nilai ekspor Indonesia ke China sebesar 25,852 miliar dolar AS.
Dengan menjaga jarak (social distancing) tertentu satu sama lain, mencuci tangan, dan mengenakan masker pelindung, dimungkinkan untuk memutus rantai penularan Covid-19. Sosial distancing yang dipraktikkan hingga kini berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Misalnya, di Indonesia, tidak lagi lazim berkumpul untuk pernikahan, upacara keagamaan, ritual adat, reuni keluarga, atau pertemuan sosial dengan rekan kerja. Hal tersebut dilakukan biasanya karena peraturan kesehatan harus diikuti untuk menghentikan atau mengurangi penyebaran Covid-19 sebanyak-banyaknya.
Sektor yang paling terkena dampak adalah sektor ekonomi. Gubernur Bank Indonesia (BI) mengutip prediksi bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 3,2-4,4% tahun 2022. Disebabkan oleh meningkatnya ekspor, investasi pemerintah yang lebih tinggi, dan mobilitas masyarakat yang meningkat. Namun, Bank Dunia memprediksi bahwa ekonomi Indonesia akan terus tumbuh pada tahun 2022. Menurut laporan Global Economic Prospects, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 diprediksi sebesar 5,2 persen. Beberapa analis khawatir tentang dampak pandemi Covid-19 dalam jangka panjang terhadap perekonomian, seperti dampak pada kesehatan dan pertumbuhan ekonomi yang kemungkinan akan melambat di tahun-tahun mendatang. Jika terjadi perlambatan ekonomi, lapangan kerja akan menurun, dan terjadi tingkat kemiskinan, kejahatan, dan pengangguran tinggi.
Pariwisata dan penerbangan adalah dua industri yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 karena pembatasan perjalanan, sosial distancing, dan biaya swab antigen dan PCR yang mahal. Efeknya meluas ke sektor hotel antara lain, UMKM, restoran, ritel, dan transportasi. Hal ini akan memiliki efek signifikan pada harga barang dan terjadilah inflasi. Bank Dunia mengantisipasi bahwa ekonomi Indonesia akan naik sebesar 5,2% tahun 2022 dan 5,1% ditahun 2023. Hal tersebut didasarkan oleh asumsi program vaksinasi dengan harapan bahwa sebagian besar provinsi akan mencapai tingkat imunisasi hingga 70% ditahun 2022 dan dengan peringatan bahwa Indonesia tidak akan memiliki gelombang Covid-19 baru yang lebih parah, serta vaksinasi akan terus diberikan.
Penulis: Khofifah Sarwendah (220210302075)
Referensi
Burhanuddin, C. I., & Abdi, M. N. (2020). Ancaman Krisis Ekonomi Global Dari Dampak Penyebaran Virus Corona (Covid-19). Jurnal Stienabel Indonesia, 90-95.
Maharani, Y., & Marheni. (2022). Strategi Kebijakan Dalam Mengatasi Krisis Ekonomi Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di Indonesia). Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, 234-239.
Social Footer